Feeds:
Pos
Komentar

Abel Xavier pindah keyakinan

LOS ANGELES – Abel Xavier menyesal gantung sepatu di usia muda, 38 tahun. Namun, mantan pemain Timnas Portugal itu mengaku gembira dengan keyakinan baru yang dianutnya sekarang.

Abel Xavier resmi memeluk agama Islam, 22 Desember 2009, dan berganti nama dengan Faisal Xavier. Kendati sempat menyesal cepat-cepat hengkang dari dunia sepakbola, namun mantan bintang nyentrik Liverpool ini bahagia mendapat hikmah dari “pensiun dini” tersebut. Yakni keyakinan baru.

Seperti dilansir Goal.com, Jumat (25/12/2009), Xavier mengungkapkan: “Perpisahan mengharukan itu tinggal kenangan, sekarang saya ingin terlibat dengan sesuatu yang spesial, menapak babak baru hidup saya.”


“Setelah melewati masa-masa sulit, saya merasa nyaman dalam Islam. Secara perlahan, saya mempelajari agama yang mengakui kedamaian, persamaan derajat, kebebasan dan harapan,” lanjutnya, “Semua elemen itu sangat penting.”

Lalu, apa yang dilakukan mantan bintang berambut pirang ini untuk mengisi hari-harinya? Xavier membeberkan saat ini dirinya sibuk kerja sosial bersama PBB sekaligus berkecimpung di industri film Amerika.

Xavier mewarnai karier dengan bermain di sejumlah negara seperti Portugal, Italia, Spanyol, Belanda, Inggris, Turki, Jerman dan Amerika Serikat. Sebelum pensiun, 2008 lalu, tim terakhir yang dibela bek kelahiran Mozambique ini adalah Los Angeles Galaxy.

sumber : okezone.com

Selintas sejarah Gus Dur

Kiai Haji Abdurrahman Wahid yang sering dikenal dengan nama Gus Dur adalah salah satu tokoh nasional yang banyak mewarnai perjalanan bangsa Indonesia. Cucu ulama besar KH Hasyim Asy’ari tersebut pernah menjabat Ketua Nahdlatul Ulama (NU). Gus Dur pula yang mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di era reformasi.

Gus Dur meninggal dunia, Rabu (30/12/2009), sekitar pukul 18.45 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah sempat dirawat beberapa hari dan menjalani cuci darah. Gus Dur meninggalkan seorang istri Shinta Nuriyah dan empat orang anak masing-masing Alissa Qotrunnada Munawaroh, Zanuba Arifah, Anita Hayatunnufus, dan Inayah.

Perjalanan hidupnya dimulai di Jombang, Jawa Timur, tempat kelahirannya pada 4 Agustus 1940. Ia menjalani pendidikan sekolah dasar di Jakarta sejak tahun 1953 dan melanjutkan ke SMEP di Yogayakarta tahun 1956. Kemudian, Gus Dur melanjutkan pendidikan di pesantren Tambakberas Jombang pada tahun 1963. Gus Dur juga sempat mengenyam pendidikan di – Universitas Al Azhar, Department of Higher Islamic and Arabic Studies, Kairo dan Fakultas Sastra, Universitas Baghdad, Irak pada tahun 1970 namun tak sempat menyelesaikan.

Selepas itu, Gus Dur berkarir menjadi guru dan dosen selama bertahun-tahun. Gus Dur menjadi Guru Madrasah Mu’allimat, Jombang (1959 – 1963), Dosen Universitas Hasyim Asyhari, Jombang (1972-1974), Dekan Fakultas Ushuluddin Universitas Hasyim Asyhari, Jombang dan (1972-1974).

Kemudian Gus Dur juga aktif di pesantren menjadi Sekretaris Pesantren Tebuireng, Jombang (1974 – 1979) dan menjadi konsultan di berbagai lembaga dan departemen pemerintahan pada tahun 1976. Selanjutnya, Gus Dur menjadi pengasuh Pondok Pesantren Ciganjur, Jakarta sejak tahun 1976 hingga sekarang.

Di organisasi Nahdlatul Ulama, Gus Dur menjadi anggota Syuriah Nahdlatul Ulama tahun 1979- 1984. Ia juga menjabat Ketua Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk empat periode. Masing-masing 1984-1989, 1989-1994, dan1994 – 1999, dan 2000-2005.

Sementara di bidang pemerintahan, Gus Dur pernah duduk di lembaga legislatif maupun eksekutif. Ia menjadi anggota MPR dari utusan golongan selama dua periode. Masing-masing periode 1987-1992 dan 1999-2004. Karir politik tertinggi menjadi Presiden RI selama 2 tahun 1999-2001.

Gus Dur dikenal sebagai tokoh kerukunan umat beragama bahkan cukup kontroversial karena menjadi anggota Dewan Pendiri Shimon Peres Peace Center, Tel Aviv, Israel. Ia pernah menjadi Wakil Ketua Kelompok Tiga Agama yaitu Islam, Kristen dan Yahudi yang di bentuk di Universitas Al Kala, Spanyol, Pendiri Forum 2000 (Organisisasi yang mementingkan Hubungan Antaragama). Ia juga pernha menjabat Ketua Dewan Internasional Konferensi Dunia bagi Agama dan Perdamaian (World Conference on Religion and Peace-WCRP), Italia tahun 1994.

Gus Dur juga pernah Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Dewan Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM) periode 1983-1985. Meski mengalami penurunan kemampuan melihat, Gus Dur dikenal masih suka membaca melalui suido book bahkan sampai menjelang akhir hayatnya. Ia juga dikenal produktif menulis artikel dan buku.

Gus Dur juga banyak mendapat penghargaan seperti gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Jawaharlal Nehru, India, Bintang Tanda Jasa Kelas 1, Bidang Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan dari Pemerintah Mesir, Pin Penghargaan Keluarga Berencana dari Perhimpunan Keluarga Berencana I, Ramon Magsaysay, Bintang Mahaputera Utama dari Presiden RI BJ Habibie, Gelar Doktor Honoris Causa, Bidang Perdamaian dari Soka University Jepang ( 2000 ), Global Tolerance Award dari Friends of the United Nations, New York ( 2003 ), World Peace Prize Award dari World Peace Prize Awarding Council (WPPAC), Seoul, Korea Selatan ( 2003 ), Presiden World Headquarters on Non-Violence Peace Movement ( 2003 ), Penghargaan dari Simon Wiethemtal Center, Amerika Serikat ( 2008 ), Penghargaan dari Mebal Valor, Amerika Serikat (2008), Penghargaan dan kehormatan dari Temple University, Philadelphia, Amerika Serikat, yang memakai namanya untuk penghargaan terhadap studi dan pengkajian kerukunan antarumat beragama, Abdurrahman Wahid Chair of Islamic Study (2008).

sumber : kompas.com

Selamat Jalan, Gus…

Betapa kagetnya ketiga tadi malam melihat teve yang melaporkan bahwa Abdurrahman Wahid, atau yang biasa disapa Gus Dur, telah meninggal dunia di RSCM Jakarta pada pukul 18.45 WIB. Yang saya tahu, beliau hanya sakit gigi dan kadar gula rendah akibat dari kelelahan usai roadshow ke makam-makam kyai di Jawa Timur.

Ketika pertama kali sakit, beliau pertama kali di rawat di RSUD Jombang, Jawa Timur. Beliau kemudian dirujuk ke RS di Surabaya, tetapi kemudian ditengah jalan tiba-tiba Gus Dur minta balik ke Jombang, mengunjungi makam Ayahandanya. Ketika sakitnya makin parah, baru beliau di rawat di RSCM Jakarta, hingga meninggalnya Rabu malam pukul 18.45. Presiden SBY ada di saat-saat terakhir Gus Dur. Rancananya, pagi ini (kamis, 31 Desember 2009), jenazah beliau akan dimakamkan di samping makam orangtuanya di makam keluarga di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

Banyak orang menyebut, terutama yang tidak kenal dekat dengan beliau, menyebut bahwa beliau orang sakti, punya banyak ‘pengikut tidak kelihatan’ alias jin, dan masih banyak lagi hal-hal yang perlu diluruskan. Gus Dur hanya orang biasa kok, yang bisa sakit gigi, marah, dan juga sakit hati (akibat lengser beberapa tahun silam tanpa didukung ABRI). Ada juga yang menyebut, Gus Dur sakti karena tahu apa yang sedang terjadi diluar sana meski ia tak pernah membaca surat kabar. Lho, bukankah beliau punya ajudan, teman dan keluarga yang selalu berdiskusi? sebagai tambahan, beliau punya ‘kekurangan’ yakni ketidaksempurnaan dalam melihat sejak lama. Kalau mau dihubungkan dengan ‘keajaiban’, atas setiap ‘kekurangan’, bukankah Tuhan akan menutupinya dengan ‘kelebihan’ lainnya?

Orang yang sederhana dan Low Profile

Dibalik kata-katanya yang seringkali mengundang tanda tanya dan kontroversi, Gus Dur adalah orang yang sederhana, tidak neko-neko dan Low Profile. Ketika menjabat sebagai Presiden RI yang ke 4 silam, beliau dikenal tidak ingin dikawal ketika melakukan perjalanan (meski seorang pejabat negara berhak mendapatkannya).

Di istana, beliau bahkan membebaskan wartawan dan masyarakat umum untuk berkunjung tanpa protokoler dan penjagaan yang sok-ketat. Beliau bahkan membiasakan diri (dan juga orang lain) memakai sandal jepit. Dimana bisa ditemukan presiden nyleneh seperti itu? Beliau juga bukan orang yang suka menjaga jarak dengan ajudannya, karena sering terlibat obrolan yang mirip di warung daripada diskusi karena bergaamnya topik pembicaraan.

Kehilangan besar

Wafatnya Gus Dur adalah kehilangan besar bagi bangsa ini, warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin) dan demokrasi di negeri ini. Bagi bangsa, kehilangan tokoh politik yang nyleneh seperti beliau, sama saja membiarkan dunia politik monoton, sebab ‘terlalu lurus dan kaku’  alias tidak dinamis.

Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa warga NU-lah yang paling kehilangan, sebab beliaulah pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), partai yang menjadi ‘rumah’ bagi warga Nahdliyin pasca-reformasi 1998. Selain itu, beliau adalah cucu pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari dan pemilik pondok pesantren Tebuireng yang telah termasyur namanya.

Menurut saya, sebagai warga Jombang, kehilangan Gus Dur telah melengkapi kehilangan tokoh besar lainnya yang telah mendahului, yakni Asmuni (komedian) dan Nurcholis Madjid (Cak Nur, cendekiawan).

Sebagai informasi, ‘Gus’ pada nama Abdurrahman Wahid bukanlah sekadar nama panggilan, tetapi semacam ‘gelar’ bagi anak kyai yang punya nama dan disegani yang jamak di Jawa Timur. Beberapa nama lain adalah Gus Mus untuk Mustopha Bisri atau Gus Iful untuk Syaifullah Yusuf.

Selamat jalan Gus…semoga Gusti Allah memberikan tempat yang baik bagi Anda, ditempat yang  dekat dengan orang yang Anda sayangi. Anda akan selalu ada di hati dan pikiran kami…

Bisa dikatakan, FC Barcelona (Spanyol) adalah klub dengan permainan terbaik sepakbola saat ini, baik dari segi skill (kemampuan teknikal), kolektivitas maupun mental. Faktanya, tahun 2009 saja Barca sudah memperoleh 4 gelar, yakni Liga Primera Spanyol, Liga Champions, Copa Del Rey (Piala Raja Spanyol) dan Piala Interkontinental (Piala Dunia Antar-klub).

Alhasil, semua komponen klub pun memiliki optimisme membumbung bahwa sukses tahun lalu dan tahun ini akan mampu dilewati, karena mereka melihat tim Barca saat ini adalah sangat solid. Sejauh ini, mereka telah lolos ke babak 16 besar liga Champions (vs wakil Jerman Vfb Stuttgart) dan masih memimpin klasemen Liga Primera.

Dibalik itu semua, saya meyakini bahwa perjuangan Barca kali ini dalam merebut semua gelar akanlebih sulit dibanding musim lalu, meski tak banyak komponen dalam tim yang berubah. Lho, bukankah itu menambah kesolidan tim? benar, tapi ada beberapa hal yang patut di waspadai oleh tim juara macam Barca.

Pertama, adalah mental. Ketika Anda memperoleh semua gelar, bukankah determinasi anda dalam berkompetisi akan berkurang?setidaknya semua pencapain telah terlampaui, lalu mau apa lagi? beda dengan musim lalu ketika Barca ngotot merebut Liga Champions, mereka bak buldozer yang tak tertandingi. Jadi jika mereka bisa menjaga ‘lapar gelar’ mereka, musim ini bisa jadi Barca akan lebih solid dari musim lalu.

Kedua, faktor intern tim. Beberapa pemain mulai menyuarakan ketidakpuasan menjadi pemain cadangan. Yang sering disebut-sebut adalah Bojan Krkic dan Yaya Toure. Masalahnya adalah Pep Guardiola jarang merotasi tim, meski bermain di kompetisi minor sekalipun.

Ketiga, lawan-lawan Barca akan mewaspadai mereka dua kali lipat dari musim lalu. Faktanya, banyak tim yang bermain bertahan, meski main di kandang sendiri. Melawan tim yang bertahan selalu menyulitkan Barca. Mereka seperti kehilangan kreativitas dan daya magis. Kekalahan di Camp Nou atas Rubin Kazan bisa dijadikan contoh.

Ketiga faktor diatas bisa bertambah menjadi lima andaikata rumor kepindahan Pep Guardiola ke Manchester United dimasukkan. Saya berani bertaruh Pep pasti akan mempertimbangkan tawaran tersebut andai benar adanya, meski ia telah meraih semuanya di Barca. Bukankah tantangan baru selalu mengasyikkan?

Hari ini genap sudah 17 tahun netral berkarya di industri musik Indonesia, selama 17 tahun itu sudah banyak yang terjadi di netral, semua kami alami seperti lagu terbang tenggelam dan haru biru, ada naik dan ada turun, namun semua kami jalani dengan tabah dan sabar.

Semua itu karena adanya dukungan yang luar biasa dan terus menerus tanpa henti dari semua netralizer di seluruh bumi. Mulai dari surat, sms, email, friendster, facebook, myspace dan web kami, juga dengan bertatap muka langsung, tiada henti para netralizer menyerukan kepada kami untuk tetap semangat dan tidak menyerah dalam menjalani semua ini.

Itulah yang menjadikan kami kuat dan bisa bertahan hingga sekarang, semua support dari netralizer menjadikan kami terus semangat untuk tetap terus mencadaskan musik Indonesia yang makin hari makin lemah saja.
Untuk itu, kali ini kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua netralizer dimana saja yang pernah menyemangati kami, yang pernah memberi dorongan kepada kami, yang pernah juga memberi kritik untuk kami, yangpernah dan selalu ada untuk kami. Kami mengucapkan terima kasih tak terhingga untuk kalian semua, karena kami ada sekarang karena kalian. Kami juga mohon maaf apabila kami ada lupa atau ada kesalahan kepada para netralizer, tiada maksud dari kami untuk berbuat demikian. Dalam hati kami, kami selalu bangga dengan adanya kalian di sisi kami.
Kali ini, netral akan merayakan hari ulang tahun ke 17 nya di Hard Rock Cafe Bali, pada tanggal 18 November 2009. Kami mengundang semua netralizer untk hadir dan merayakan bersama keberadaan kami selama 17 tahun di Indonesia. Kita akan berpesta bersama dan kita akan bertekad untuk terus mencadaskan musik Indonesia apapun yang terjadi. bersama-sama kita akan berjuang musik cadas di Indonesia.

At last, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga untuk semua netralizer atas semua ucapan yang telah kami terima, semoga harapan kita dapat menjadi kenyataan. Amin.. Selanjutnya kami tunggu kalian untuk berpesta bersama kami di Bali tanggal 18 november 2009 !!!

Salam !

(dari blog-nya Netral)

Ketika sebuah band telah berusia 17 tahun, itu bisa berarti dua hal. Pertama, band tersebut memang band yang bagus, memiliki lagu2 yang disenangi khalayak, memiliki banyak penggemar dan mampu bersaing diantara munculnya banyak band/genre musik baru. Kedua, adalah karena personel band tersebut tak memiliki pekerjaan lain. Saya pikir, Netral memiliki pandangan yang pertama.

Ketika muncul dengan lagu Walah, band ini sudah mampu mencuri perhatian para penggemar musik, terutama penggemar musik alterntif. Ya, genre musik mereka disebut alternatif. Entah apa yang menyebabkan mereka disebut seperti itu. Sepertinya bukan karena mereka hanya alternatif (kedua dan seterusnya) dari band-band pop yang menguasai pasar musik Indonesia hingga saat ini. Ketika heavy metal/rock pernah berjaya di Indonesia dulu, hingga kini tak bersisa sama sekali. Kemudian muncul pop semacam Sheila On 7 hingga Padi, sampai kini masih terwariskan.  Ska? waktu booming, banyak band2 bermunculan, tetapi faktanya kini tak ada gaungnya sama sekali.

Rahasia Netral : Mempertahankan ciri khasnya

Tidak banyak band yang mampu bertahan dengan aliran musik yang sama alias konsisten selama 17 tahun karir bermusiknya (November 1992 – November 2009). Tapi, Netral mampu melakukannya. Mungkin ada yang berpendapat mereka kini ‘lebih mellow‘ dan ‘kurang Netral’, terutama di 3 album terakhir (dari seuluruh 9 album yang telah dirilis), but hey…adakah band di dunia ini yang seluruh albumnya bertempo cepat semua, atau lambat semua? itu strategi pasar dan menjaga mood lagu agar tetap dinamis. Sebuah album biasanya dibuka dengan lagu bertempo keras/cepat, kemudian di track paling akhir lagu yang bertempo lambat. Itu sudah jamak terjadi.

Menurut saya ciri khas utama Netral adalah memiliki musik yang konsisten, gabungan antara lirik yang sederhana, tidak bertele-tele, tidak terlalu berat juga tidak terlalu cadas (yang kurang diterima telinga pendengar Indonesia pada umumnya). Pada lagu Terbang Tenggelam (album Putih), misalnya, meski bertempo cepat tetapi tetap smooth ditangan ketiganya sebab Coki (gitar) tidak banyak mengumbar distorsi, Eno (drum) memainkan drum dengan teknikal, dan Bagus (vokal) memiliki suara yang gahar tanpa harus berteriak. Kedua, adalah karena netral setia pada patron musiknya, musik Netral.

formasi tersolid Netral saat ini

Bagus Dhanar Dhana

Christopher Bollemeyer (Coki)

Eno Gitara Ryanto (Eno)

Tantang kedepan

Meski telah ‘teruji’ selama 17 tahun berkarir,  Netral musti bertahan dari gempuran band-band baru yang ber-genre pop, terutama yang ‘dadakan’. Jika melihat pasar Indonesia yang masih suka ‘citra’ daripada soul musik itu sendiri, maka band-band dengan aliran musik non-pop pasti akan bekerja keras sekedar untuk ‘bertahan hidup’. Dari segi karya, album Putih tampaknya menjadi album monumental Netral, yang mungkin akan dikenang sepanjang masa, sebab semua lagu2nya bagus dan menyentuh semua aspek kehidupan. Tidak hanya band panggung, Netral juga membuat lagu untuk soundtrack film yang ditayangkan di bioskop, yaitu Lintang dan Garuda di Dadaku. Ini membuktikan bahwa band alternatif semacam Netral juga mampu berbicara banyak di dunia permusikan.

Masih banyak hal yang bisa ditawarkan Netral, terutama kejujuran dalam bermusik. Tidak perlu memainkan (aliran musik) orang lain untuk menjadi terkenal, apalagi ikut-ikutan. 17 tahun memainkan genre alternatif-punk-rock di kancah musik nasional yang didominasi musik pop bukanlah pekerjaan mudah, tetapi Netral bisa melakukannya.

Selamat ulang tahun, Netral…moga makin jaya  dan tetap slengean

Ah, namanya juga Netral

Foto-foto : Google

Grup A
Afrika Selatan
Meksiko
Uruguay
Prancis

Grup B
Argentina
Nigeria
Korea Selatan
Yunani

Grup C
Inggris
Amerika Serikat
Aljazair
Slovenia

Grup D
Jerman
Australia
Serbia
Ghana

Grup E
Belanda
Denmark
Jepang
Kamerun

Grup F
Italia
Paraguay
Selandia Baru
Slowakia

Grup G
Brasil
Korea Utara
Pantai Gading
Portugal

Grup H
Spanyol
Swiss
Honduras
Cili

Dari undian yang diambil oleh sejumlah atlit ternama, termasuk David Beckham, dan dipandu artis Hollywood Charlize Theron, tuan rumah Afrika Selatan mendapatkan grup yang cukup sulit.

Dalam pertandingan pembukaan di Soccer City, Johannesburg, tim Bafana Bafana akan menghadapi Meksiko, sementara Prancis dan Uruguay menanti di Grup A.

Argentina mendapatkan grup yang relatif mudah di grup B, bersama dengan Korea Selatan, Yunani, dan Nigeria, sementara di Grup C, Inggris akan menghadapi AS di partai pertama, sekaligus menjadi ujian berat pertama bagi pelatih Fabio Capello di Piala Dunia, lalu menantang Aljazair dan Slovenia.

Tim Panser Jerman justru berada dalam posisi yang tak begitu mudah. Australia menjadi lawan pertama, dan kemudian ditantang Serbia dan kuda hitam Ghana di partai terakhir Grup D.

Di Grup E, Belanda akan ditantang Jepang dan Kamerun, setelah ditemukan dengan Denmark di partai pertama. Italia kemungkinan akan melenggang ke babak gugur dengan cukup mudah, setelah hanya dipertemukan dengan Paraguay, Selandia Baru, dan Slowakia.

Grup G menjadi grup paling menantang. Brasil, yang dimotori Kaka, akan berhadapan dengan rekannya di Real Madrid, Cristiano Ronaldo, selain dengan dua kuda hitam, Korea Utara dan Pantai Gading.

Peringkat satu dunia versi FIFA Spanyol akan memimpin Grup H, bersama dengan Swiss, Honduras, dan Cili, yang semuanya belum memiliki prestasi memuaskan di Piala Dunia.

JAKARTA, KOMPAS.com — Ada kabar menggembirakan bagi para pekerja yang sebentar lagi akan pensiun. Pemerintah bakal membebaskan uang manfaat pensiun, tunjangan hari tua, atau jaminan hari tua dari pungutan pajak penghasilan (PPh) 21. Syaratnya, nilai brutonya maksimal sebesar Rp 50 juta. Jika di atas itu, manfaat itu akan kena PPh 21 sebesar 5 persen.

Dalam aturan main sebelumnya, hanya uang manfaat pensiun, tunjangan hari tua, atau jaminan hari tua bruto sampai dengan Rp 25 juta yang bebas PPh 21. Di atas itu kena pajak penghasilan mulai 5 persen hingga 25 persen, tergantung besar duit yang diterima. Aturan baru tersebut termaktub dalam Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2009 tentang Tarif PPh 21 atas Penghasilan Berupa Uang Pesangon, Uang Manfaat Pensiun, Tunjangan Hari Tua, dan Jaminan Hari Tua yang Dibayarkan Sekaligus. Beleid ini berlaku mulai 16 November 2009.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Direktorat Jenderal Pajak Djoko Slamet Surjoputro menyatakan, tarif PPh 21 itu lebih rendah daripada tarif umum sehingga mempunyai manfaat yang lebih besar bagi penerima uang pensiun. “PP ini bertujuan untuk memberi keadilan, kemudahan, kesederhanaan, dan kepastian hukum bagi penerimanya,” kata dia kepada Kontan, Rabu (2/12).

Namun, potongan PPh 21 atas uang manfaat pensiun, tunjangan, atau jaminan hari tua yang bersifat final tersebut hanya berlaku untuk pembayaran sekaligus, baik sebagian maupun seluruhnya dalam tempo paling lama dua tahun. Kalau dibayarkan pada tahun ketiga dan tahun-tahun berikutnya, akan berlaku tarif PPh umum, yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang PPh, yakni mulai 5 persen hingga 30 persen tergantung besar penghasilan bruto dan tidak ada pembebasan pajak. (SS. Kurniawan/Kontan)

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.